Postingan

Menampilkan postingan dengan label Elemen Mesin

Contoh Pemindah Daya/ Power Transmission

Gambar
Berikut video tentang pemindah daya atau power transmission yang merupakan bagian dari mata kuliah Elemen Mesin II  

Mode Perambatan Retak

Gambar
Ada 3 mode dasar perambatan retak setiap mode menyebabkan pergerakkan permukaan retak yang berbeda : 1.       Mode I, opening (tarikan) , merupakan mode perambatan retak yang paling sering ditemui. Retak mengalami pemisahan secara simetris terhadap bidang retak. 2.       Mode II, sliding (geseran dalam bidang) , timbul jika retak mengalami geseran relative satu sama lain secara simetris terhadap arah normal bidang retak, tetapi tidak simetri terhadap bidang retak. 3.       Mode III, tearing ( antiplane ), timbul jika retak mengalami geseran relatif satu sama lain secara tak simetris terhadap bidang retak maupun arah normalnya. Mengaplikasikan pembahasan stress raiser ( Fundamentals of Machine Elements Sec.5) pada geometri dalam gambar 8, diketahui perambatan retak muncul jika tegangan lebih tinggi pada ujung retak daripada ditempat lainnya.

Pengertian High Cycle Fatique (HCF)

Gambar
High Cycle Fatique terbagi atas 2 jenis yaitu : 1. Finite Life Fatigue 2. Infinite Life Fatigue ·         Finite Life Fatigue Kekuatan fatigue dimana High cycle fatigue dimulai ( Sl’ ) dapat diaproksimasi menggunakan persamaan berikut: S ‟ l = 0,9 Su Untuk beban bending S ‟ l = 0,75 Su Untuk beban aksial S ‟ l= 0,72 Su Untuk beban torsi Keterangan: S ‟ l Kekuatan fatigue saat dimulainya High Cycle Fatigue Su Kekuatan ultimate Dalam banyak aplikasi, jumlah tegangan siklus pada komponen selama umur operasi adalah antara 103 – 107 siklus. Contoh komponen yang dirancang untuk kondisi ini adalah: engsel pintu mobil, panel badan pesawat, dan pemukul softball aluminium. ·         Infinite Life Fatigue Sejumlah aplikasi diputuskan mempunyai umur tak terhingga ( infinite life ). Untuk umur tak terhingga ditetapkan jumlah siklus lebih dari ...

Pengertian Low Cycle Fatigue (LCF)

Gambar
Low Cycle Fatigue (LCF) adalah pembebanan yang menyebabkan kegagalan dengan jumlah siklus dibawah 1000 siklus. Contoh komponen yang masuk dalam kategori LCF : kancing/gerendel pada laci kecil didekat setir mobil, stud pada roda truk, dan setscrew pengencang roda gigi yang berada pada poros, yang mana siklus beban kurang dari 1000 selama umur operasi. Komponen kategori LCF biasanya dirancang dengan mengabaikan keseluruhan efek fatigue atau dengan mengurangi level tegangan yang diijinkan. Dalam perancangan komponen kategori LCF dapat dilakukan pendekatan static meskipun dalam pendekatan statik selalu digunakan kekuatan yield dan bukan kekuatan ultimate dalam mendefinisikan level tegangan yang diijinkan.

Fungsi Pelumasan

Gambar
Sistem pelumasan antara dua permukaan yang bergerak relatif melibatkan behavior partikel pelumas antara kedua permukaan, tipe pelumas, jenis pelumasan, dan metoda aplikasi pelumas. Pelumas Memiliki Beberapa Fungsi Utama yaitu : 1.       Menurunkan gesekan 2.       Mengurangi keausan 3.       Melindungi permukaan dari korosi atau oksidasi 4.       Meredam beban kejut 5.       Menghidari kontaminasi 6.       Mendinginkan permukaan kontak. Gambar diatas menunjukkan bagaimana pelumas bekerja diantara dua permukaan. Untuk mengetahui perilaku pelumas dalam menguragi efek gesekan diperlukan teori pelumasan yang melibatkan persamaan matematik yang sangat komplek. Sampai saat ini solusi persamaan differensial yang mengatur mekanisme pelumasan didasarkan oleh berbagai idealisasi dan penyederhanaan sehingga solusi yang ada ada...

Pengertian Viskositas

Gambar
Viskositas didefinisikan sebagai ukuran ketahanan suatu fluida terhadap beban geser. Viskositas suatu material cair umumnya berbanding terbalik terhadap temperatur dan berbanding lurus terhadap tekanan .   Ada dua jenis ekspresi viskositas yaitu : 1.       Viskositas absolut atau viskositas dinamik (η ) 2.       Viskositas kinematik (ν ) yang dihubungkan oleh persamaan: η = νρ dimana ρ adalah densitas fluida. Viskositas kinematik dinyatakan dengan satuan cm 2 /detik (Stoke) dalam SI atau dalam i nchi 2 /detik dalam USCS. Viskositas kinematik suatu cairan dapat diukur dengan viskometer yang bisa menggunakan mekanisme kapiler atau rotasional. Viskometer kapiler mengukur laju aliran fluida melalui tabung kapiler pada suatu temperatur tertentu, biasanya antara 400 atau 1000 Celcius. Sedangkan viskometer rotasional mengukur nilai torsi dan putaran suatu poros vertikal atau konus vertikal pada anulus konsentris ...

Pengertian Rem

Gambar
Rem ( brake ) adalah sebuah peralatan dengan memakai tahanan gesek buatan yang diterapkan pada sebuah mesin berputar agar gerakan mesin berhenti.  Rem menyerap energi kinetik dari bagian yang bergerak. Energi yang diserap oleh rem berubah dalam bentuk panas. Panas ini akan menghilang dalam lingkungan udara supaya pemanasan yang hebat dari rem tidak terjadi. Desain atau kapasitas dari sebuah rem tergantung pada faktor-faktor berikut ini: 1. Tekanan antara permukaan rem, 2. Koefisien gesek antara permukaan rem 3. Kecepatan keliling dari teromol rem 4. Luas proyeksi permukaan gesek 5. Kemampuan ( ability ) rem untuk menghilangkan panas terhadap energi yang diserap. Perbedaan fungsi utama antara sebuah clutch (kopling tak tetap) dan sebuah rem adalah bahwa clutch digunakan untuk mengatur/menjaga penggerak dan yang digerakan secara bersama-sama, sedangkan rem digunakan untuk menghentikan sebuag gerakan atau mengatur putaran.

Faktor Keamanan Dalam Perancangan Elemen Mesin

Gambar
Faktor Keamanan pada awalnya didefinisikan sebagai suatu bilangan pembagi kekuatan ultimate material untuk menentukan “tegangan kerja” atau “tegangan design”. Perhitungan tegangan design ini pada jaman dulu belum mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti impak, fatigue, stress konsentrasi, dan lain-lain, sehingga faktor keamanan nilainya cukup besar yaitu sampai 20-30 . Seiring dengan kemajuan teknologi, factor keamanan dalam design harus mempertimbangkan hampir semua faktor yang mungkin meningkatkan terjadinya kegagalan. Dalam dunia modern faktor keamanan umumnya antara 1.2 – 3. Dalam “modern engineering practice” faktor keamanan dihitung terhadap “ significant   strength of material ”, jadi tidak harus terhadap ultimate atau tensile strength . Sebagai contoh, jika kegagalan melibatkan “yield” maka significant strength adalah yield strength of material; jika kegagalan melibatkan fatigue maka faktor keamanan adalah berdasarkan fatigue; dan seterusnya. Dengan demikian ...

Standar dan kode Perancangan

Gambar
Untuk menjamin kualitas dan keamanan hasil rancangan maka standar dan kode perancangan sangat diperlukan dalam dunia modern. Banyak organisasi keinsinyuran yang sering disebut “ engineering society ”, organisasi pemerintah, dan perusahaan swasta telah mengembangkan “ Design Code ” untuk peracangan dalam bidang tertentu. Misalnya ASME telah mengembangkan Code untuk perancangan pressure vessel , sistem perpipaan, dll. Kode perancangan adalah suatu “ set of specification ” untuk analisis, design , manufacturing , dan konstruksi suatu produk engineering pada bidang tertentu. Tujuan dari Kode adalah untuk menghasilkan rancangan yang dapat mencapai faktor keamanan, efisiensi, dan performance atau kualitas pada tingkat tertentu. Standar adalah suatu “ set of specification ” untuk part /komponen, material, proses yang ditujukan untuk mencapai keseragaman, interchangeability , efisiensi, dan kualitas yang tertentu. Jadi dalam aplikasinya, standard dapat membatasi jumlah suatu ...